PENYEBAR KETAKUTAN MENGELABUI INSTRUKSI PRESIDEN.

AKHIRNYA BEBERAPA HARI BELAKANGAN INI, TERPAMPANGLAH SPANDUK-SPANDUK TENTANG PERATURAN GUBERNUR NOMOR 46 TAHUN 2020, YANG TULISAN PERATURANNYA LEBIH KECIL DARIPADA TULISAN DENDA RP 100.000.- DAN RP 1.000.000,-

ANGKA DENDA ITU TERTULIS DENGAN BESARNYA..

SAYA MENILAI
PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN DALAM SOSIALISASI ADANYA DENDA DALAM PERGUB INI ADALAH PENDEKATAN MENAKUT-NAKUTI MASYARAKAT MELALUI PIDANA AGAR MASYARAKAT TAKUT DAN MENURUTI PERGUB ITU.

INI DALAM TEORI KRIMINALISASI MERUPAKAN TEORI RELATIF ATAU TUJUAN ATAU DOEL TEORIEN, DALAM HUKUM SEBAGAI PRANATA SOSIAL ATAU LAW IS A TOOLS SOCIAL ENGGERING

MAKA BAYANGKAN MASYARAKAT YANG SUDAH TAKUT KARENA TIDAK BISA MAKAN, TAKUT DENGAN KORONA, SEKARANG TAKUT DAN DIANCAM DENGAN DENDA MELALUI BALIHO DAN SPANDUK.

LALU PERGUB ITU PUN KEMUDIAN DITERAPKAN,.

SEBUAH VIDEO MEMPERLIHATKAN ADA KAKEK -KAKEK DAN NENEK-NENEK YANG SUDAH TUA DIMINTA UNTUK MEMBAYAR DENDA TAPI PUTUGASNYA MEMANG SOPAN.

HATI SAYA MIRIS YA
KENAPA ENGGAK PREVENTIF DULU KENAPA HARUS REPRESIF.
SEBAB SELAMA INI, SOSIALISASI DENDA MELALUI SPANDUK ITU BUKAN ATURAN YANG DIBUAT UNTUK PREVENTIF,
SOSIALISASI ITU TERJADI KETIKA PERATURAN GUBERNUR ITU SUDAH ADA. DENGAN TULISAN DENDA YANG LEBIH BESAR DARI PADA NOMOR PERGUBNYA.

SAYA PUN BELAJAR LAGI, MUNGKIN SAYA KURANG BERPENGETAHUAN TENTANG NILAI FILOSOFIS, SOSIOLOGIS DAN YURIDISNYA KENAPA PERGUB INI ADA.

SECARA YURIDIS ADA BEBERAPA PERATURAN YANG MENJADI DASAR PERTIMBANGAN ADANYA PRODUK HUKUM INI.

AKAN TETAPI TERNYATA ADA SATU PERATURAN YANG TIDAK DIMUAT DALAM PERGUB TERSEBUT SEBAGAI DASAR MENGINGATNYA YANG MENJADIKAN PENERAPAN DENDA PERGUB INI SEBENARNYA CACAT HUKUM YAITU INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 6 TAHUN 2020 TENTANG PENINGKATAN DISIPLIN DAN PENEGAKAN HUKUM PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN CORONA VIRUS DISEASE 2019.

WOW..
IINPRES ITU TIDAK DIJADIKAN DASAR YURIDIS DALAM PERGUB !!!!
INI TERLIHAT SEPERTI PENGELABUAN ..

DALAM INPRES DITENTUKAN, SESEORANG SEBELUM DIKENAKAN DENDA SESEORANG HARUS DIKENAKAN DULU SANKSI BERUPA :
TEGURAN LISAN DAN TERTULIS LALU KERJA SOSIAL.

BUKAN UJUG-UJUG DENDA !!!!

SAYANGNYA KAKEK DAN NENEK TUA ITU KALAU SEUMPAMANYA TIDAK MEMBAWA UANG,
YA KTP-NYA AKAN DITAHAN SEHINGGA YANG TERJADI ADALAH IA HARUS MENGURUS BOLAK-BALIK LAGI ENTAH MUNGKIN KE SATPOL PP ATAU YANG LAIN?

YANG NILAI DENDANYA TIDAK DIUKUR DENGAN TINGKAT KESALAHAN DAN TANPA PROSES PERADILAN !!!!!

SEMOGA SAJA TIDAK ADA APA-APA DENGAN KAKEK DAN NENEK ITU DIJALAN DALAM MENGURUS DENDA ATAU MENGAMBIL KTP NYA

INI KAN KONTRADIKTIF DENGAN TUJUAN MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN VIRUS YAITU STAY AT HOME

MIRISNYA LAGI ADALAH PERATURAN YANG DIBUAT UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN TERNYATA DIPERGUNAKAN UNTUK PENGHUKUMAN.

YANG MANA PENGHUKUMAN TERSEBUT JUSTRU LEBIH BANYAK DIPERGUNAKAN UNTUK MENGHUKUM MASYARAKAT BAWAH.

SEBAB DALAM PERGUB TERSEBUT KEGIATAN POLITIK BUKANLAH HAL YANG PATUT UNTUK DICEGAH DAN DIKENDALIKAN DALAM PENYEBARAN COVID-19.

SEHINGGA MARI KITA SAKSIKAN PENDAFTARAN CALON KEPALA DAERAH, BERJUBEL DENGAN MASSA YANG BANYAK,

TDAK ADA ITU SOCIAL DISTANCING ATAU PHYSICAL DISTANCING.

PARA ELIT JUGA MAMPU TERTAWA TANPA MASKER TANPA TAKUT HUKUMAN,
KARENA JELAS SAAT INI TERLIHAT HUKUMAN ITU HANYALAH UNTUK MASYARAKAT BAWAH.

BAGI SAYA SELAMA ADANYA COVID 19, INI MASALAH UTAMA KITA KURANGNYA KEBIJAKSANAAN DALAM MENCEGAH DAN MENGENLALIKAN VIRUS.

ALIAS PARANOID DAN PENYEBARAN KETAKUTAN BERLEBIHAN, SERTA ADANYA MASYARAKAT YANG TIDAK MENGERTI PENTINGNYA PROTOKAL KESEHATAN

AKIBAT PARANOID DAN KETAKUTAN ITU, IMUN MANUSIA MENJADI BERKURANG KARENA STRESS DAN ATURAN-ATURAN YANG BERUBAH-UBAH, SERTA PROSES PIDANA BAGI ORANG YANG BERBEDA PENDAPAT DENGAN PEMERINTAH.

SEBENARNYA DENGAN TAKUT MENAKUTI SEPERTI INI YANG MENJADI KORBAN ITU ADALAH PETUGAS KESEHATAN, MASYARAKAT BAWAH DAN PELAKSANA DIBAWAH SEPERTI KEPOLISIAN LALU LINTAS YANG TERUS MENERUS DIPERINTAHKAN DAN SIBUK MENGURUS MASYARAKAT TANPA LELAH.

YANG TERJADI BUKTINYA ADALAH COVID TIDAKLAH MAMPU DIKENDALIKAN KAN?????

MARI PERHATKAN,

SETELAH TUTUP JALAN, PKM DAN LAINNYA, LAHIRLAH
ATURAN NEW NORMAL YANG DITERAPKAN OLEH PEMERINTAH

KALAU MAU JUJUR KAN NEW NORMAL INI ADA HANYA GARA-GARA TAKUT KEHILANGAN UANG NEGARA.

SEBELUMNYA,
MASYARAKAT SUDAH MULAI MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KOK,
PECALANG IKUT JAGA PINTU MASUK TANPA DIBAYAR. JALAN-JALAN SAMPAI TUBUHNYA DISEMPROT DISINFECTAN.

SAYANGNYA YANG DISALAHKAN TERUS ADALAH MASYARAKAT BAWAH DENGAN SEOLAH-OLAH DI ADU DOMBA DENGAN PETUGAS KESEHATAN.

MASYARAKAT DIKATAKAN TIDAK DISIPLIN SEDANGKAN PETUGAS KESEHATAN YANG SUDAH BERJIBAKU SEBAGAI GARDA TERDEPAN SELALU DIMINTA UNTUK BERJUANG SEKUAT MUNGKIN DENGAN PERATURAN YANG BERUBAH-RUBAH SERTA TEKANAN DARI PERUSAHAAN KESEHATAN.

BUKTINYA ADALAH ORANG YANG POSITIF TAPI TANPA GANGGUAN DIPERBOLEHKAN PULANG HANYA GARA-GARA ATURAN BARU DARI MENTERI KESEHATAN, SEDANGKAN KETIKA MASYARAKAT YANG POSITIF TANPA GANGGUAN TERNYATA MENULARKAN COVID, LALU YANG MENYEBABKAN PETUGAS KESEHATAN KEMBALI SIBUK TANPA PUTUS-PUTUSNYA.

MASYARAKAT VS MASYARAKAT JADINYA

LANTAS APA HUBUNGANNYA DENGAN PERGUB INI???

BAGI SAYA PENERAPAN DENDA DI PERGUB INI ADALAH METODE PENYEBARAN TEROR KETAKUTAN KEPADA MASYARAKAT YANG JUSTRU AKAN MEMPERPARAH COVID 19..
SEMOGA ATURAN DENDA TANPA PERATURAN DAERAH INI DIREVISI MELALUI LEGISLASI YANG BAIK,

SEBAB KALAU PREVENTIF ITU LEBIH PENTING DARIPADA MENDENDA MASYARAKAT YANG SUDAH TUA SEPERTI KAKEK DAN NENEK ITU, YANG SAYA YAKIN MEREKA KELUAR MENCARI MAKAN.

Pos ini dipublikasikan di Tidak Dikategorikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s