YANG TERBAKAR DI KEJAGUNG ITU BUKAN SEKEDAR GEDUNG BOS!!!

Waduh…. Gedung Kejaksaan Agung RI (KEJAGUNG RI) terbakar, hal ini ingatkan saya ketika kasus Angeline beberapa tahun lalu juga ada terbakarnya gedung Komnas PA..

Para sahabat-pun mulai mendiskusikan ini dengan narasi liar analisa-analisa dengan penuh asumsi dan praduga…

Bagi saya itu hal yang wajar,… namanya juga diskusi…

Muncul pertanyaan liar itu antara lain :

memangnya tidak ada pendeteksi asap di gedung kejagung….????

memangnya tidak ada security yang jaga di sana.. ???

memangnya tidak ada CCTV yang mengawasi… ????

Atau tiap malam tidak dihuni sama sekali… ???

Di sana arsip-arsip yang mempertaruhkan nama Indonesia di sana…

Pertanyaan-pertanyaan itu adalah hal yang wajar yang datang dari masyarakat awam dan saya sendiri yang tidak pernah datang ke kejaksaan agung RI…

Sebab secara logika sederhana “harusnya kebakaran itu tidak terjadi”…

Bayangkan itu gedung intelijen dimana arsip-arsip disana adalah arsip-arsip yang sangat penting dalam penanganan kasus-kasus yang bertaraf nasional mungkin saja internasional. Sehingga dengan pertanyaan-pertanyaan basic atau dasar seperti di atas,..

Maka sangat wajar kebakarannya gedung kejagung tidak hanya membakar gedungnya saja tetapi membakar juga nama baik, integritas dan keamanan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Tanpa mau berbalut teori konspirasi yang saat ini sedang dipertentangkan, seorang kawan sesama advokat pernah cerita kalau ketika kehilangan 1 file atau berkas saja sama saja akan menghapuskan atau mungkin menghanguskan nasib orang.

Apakah ini sekedar terbakarnya sebuah gedung????

disini yang terbakar adalah nasib rakyat Indonesia ketika sebagian gedung kejaksaan Agung terbakar begitu dahsyatnya.

Kata-kata ini mungkin selalu terdengar fantastis.. sebab terbakarnya gedung itu kan semua perjalanan penegakan hukum masih bisa berjalan…??!

Begini rasanya.. kalau sahabat melihat lebih dalam…

Kejaksaan Agung RI merepresentasikan supremasi hukum negara. Kasus-kasus yang ditangani kasus yang menjaga nama baik negara, disamping masih “terbakar” dengan oknum nya di dalamnya seperti Jaksa Pinangky yang masih berproses, juga “terbakar” dengan usaha melawan penjahat kelas kakap untuk diadili ke pengadilan, juga ternyata “terbakar” akan sisi keamanan fisik gedung dan berkasnya..

Maka terbakar nya gedung Kejagung RI, menjadi terbakarnya “GEDUNG” Kejagung RI..

Apakah belum juga paham… ? Yo wis… Semoga ada waktu lagi untuk memperdalam “kebakaran” ini.

Pos ini dipublikasikan di Tidak Dikategorikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s